Kenali Ciri Toko Online Palsu Alias Penipuan

Perkembangan jual beli online via internet semakin cepat dan banyak digemari oleh netizens atau pengguna internet di Indonesia. Alasan hemat waktu dan biaya serta tenaga menjadikan jual beli online lewat internet jadi pilihan kedua dalam berniaga. Onlineshop saat ini sudah tidak asing lagi untuk masyarakat Indonesia, onlineshop sudah menjamur beberapa tahun terakhir. Onlineshop tersebut menjual berbagai jenis barang, mulai dari yang baru ataupun yang bekas. Peminatnya pun beragam, mulai dari kalangan bawah hingga kalangan atas.

Belanja online selain mudah juga murah, karena tidak perlu mengeluarkan biaya dan waktu banyak untuk mencapai tempat tujuan belanja. Modalnya hanya perangkat komputer dan jaringan internet. Banyak kafe ataupun tempat umum lainnya yang menyediakan layanan internet. Tak hanya itu saja, saat ini, orang Indonesia banyak menggunakan smartphone, laptop atau mini tablet lainnya yang mudah dibawa kemana pun dan kapan pun.

Namun belanja online lewat internet sangat rentan sekali terhadap penipuan. Kasus penipuan di dunia online terjadi karena perilaku pengguna media online yang kurang hati-hati. Layaknya transaksi di dunia nyata, transaksi di dunia maya pun memerlukan kehati-hatian, seperti kejelasan dengan siapa kita sedang bertransaksi. Perlu sedikit meluangkan waktu untuk mempelajari identititas dengan siapa kita bertransaksi.

ciri toko online palsu yang mau menipu
Baca juga: Beberapa Tips Aman Belanja Online di Internet

Modus operandi penipuan onlineshop palsu biasanya melalui media jejaring sosial. Dengan berpura-pura berteman dan menawarkan beberapa barang, seorang penipu online mencoba mencari mangsa. Demikian juga dengan blog atau website online. Dengan modal blog gratisan, maka dengan mudah mangsa akan masuk ke perangkap dan melakukan transaksi.

Supaya terhindar dari penipuan ketika akan berbelanja online, ada baiknya mengenali beberapa ciri toko online palsu atau dicurigai sebagai bahan untuk penipuan online. Karakteristik dari toko online tersebut biasanya seperti berikut:

Website tampak kurang profesional

Ciri-ciri ini sebenarnya sangat sulit “dirasakan”, karena ada beberapa di antaranya terdapat website online shop yang cukup profesional dengan tampilan menawan dengan menggunakan template-template menawan yang gratis. Biasanya para pelaku bisnis online shop palsu tersebut cenderung menyiapkan dengan cepat agar dapat menghasilkan duit dengan cepat pula. Setelah berhasil, website tersebut akan ditinggalkan atau ditutup untuk kemudian membuat yang baru. Dengan taktik demikian, maka dari setiap website yang pernah dibuat oleh pelaku online shop palsu tampak dari situs-situs yang tampilannya serupa.

Tidak mau melakukan Cash On Delivery (COD)

Ciri ini yang sangat mudah untuk dirasakan, karena si penjual tidak mau diajak bertatap muka langsung dengan pihak pembeli. Selain alasan sibuk, beberapa online shop palsu juga memberikan/mencantumkan alamat palsu yang sering kali sengaja dibuat sulit dijangkau agar pembeli enggan bertatap muka.

Alamat tempat usaha mencurigakan

Beberapa dari online shop palsu mencantumkan alamat tidak jelas dan menyesatkan. Ciri ini biasanya bisa diketahui setelah pembeli ingin mendatangi si penjual.

Harga barang jauh di bawah harga pasar

Logikanya jika harga jauh dibawah harga pasar, tentu ada sesuatu di baliknya. Bagi online shop palsu, harga tersebut untuk menarik minat para calon korban agar beramai-ramai membeli barang di tempatnya.

Produk tidak jelas

Biasanya, online shop palsu menawarkan produk-produk yang tidak masuk akal dengan beribu rayuan manis. Foto produk dan bukti pengiriman barang dari jasa pengiriman barang biasanya merupakan foto-foto palsu yang diperoleh dari berbagai forum. Tidak jarang juga si penipu salah memasang foto produk.

Tidak ada foto pemilik atau Testimoni

Online shop palsu tidak akan menunjukkan foto owner-nya. Jika menujukkan foto juga adalah foto palsu. Untuk lebih membuat sang korban percaya, maka pelaku mencantumkan testimoni konsumen yang sebenarnya palsu alias dikarang sendiri. Selain itu pelaku juga tidak lupa mencantumkan nama, alamat dan no resi para konsumen yang telah bertransaksi.

Tidak ada nomor telepon lokal

Customer service biasanya sulit dihubungi, karena Toko online palsu tidak akan mencantumkan nomor telepon lokal (sesuai alamat rumahnya) untuk dihubungi.

Selain ciri yang sudah disebutkan di atas, mungkin masih banyak lagi gelagat-gelagat yang mencurigakan terhadap toko online tersebut, jadi tetap waspada dan berhati-hati jika ingin berbelanja online lewat internet. Untuk mengetahui kredibilitas situs atau web toko online bisa di cek terlebih dahulu di weblog polisionline.com.

Advertisment